BREAKING NEWS :
Loading...

Artificial Intelligence

ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Aku telah membuang semua cemburu dan benci dalam tong sampah dan aku telah menjadi "manusia jenis baru" yang bisa disejajarkan dengan sebuah robot yang terprogram.

Aku mentaati perintah tanpa membantah, menjiplak tanpa bertanya dan melaksanakan semua kewajiban Sebagaimana mestinya.
Selayaknya sebuah mesin aku tunduk pada kebutuhan.

Kini otak kananku berfungsi sebagai mesin fotocopy yang mampu menerima berlembar-lembar kertas dengan kata-kata yang harus aku gandakan dan jika suatu hari engkau bilang "CINTA" akupun menjawabnya persis seperti perintah yang kau letakkan diatas "kaca pembaca".

Cinta yang keluar dari tubuhku dengan aroma yang segera menguap pudar ditampar udara.

Seperti membakar kulit pada tubuh manusia hidup, kini aku telah berganti rupa, mengganti tampilan dan aroma, bukankah kecantikan hanya selapis kulit?

Sedangkan yang selapis itu telah terbakar habis dan pada lapisan kedua aku nyaris sempurna walau aku kehilangan semua kekukaranganku sebagai "manusia biasa" atau tepatnya "perempuan dengan segala manja".

Aku bisa mencintai siapa saja dan apa saja tergantung apa yang terletak diatas "Kaca Pembaca"

Aku mesin yang mencintaimu tanpa cemburu buta karena aku sudah tidak punya mata dan juga mata hatiku telah kubenamkan juga pada otak kiriku.

Aku berterimakasih jika kau mampu memilihkan satu karakter yang dominan hingga aku mempunyai identitas tetap sebagai ukuran.

"Keindahan yang merayau-rayau dalam pikiran"

Aku tenggelam dalam keabadian

No comments