Kasmaran

KASMARAN

Seperti pukau berdosis tinggi
Direguk sedikit, minta nambah lagi
Dihentikan jedanya minta disambung kembali
Kali ini kambuhku bertubi-tubi

Dadaku nyaris pecah bermimpi
Mungkin ruangnya perlu direnovasi
Diperdalam setiap hari
Diperlebar berkali-kali

Sekarang aku sibuk wira-wiri
Hilir mudik tiada henti
Senyum sana senyum sini
Dandan cantik pasang aksi

"Mungkinkah ini sejenis iritasi?"
Yang harus kugaruk berulangkali
Kau bilang padaku begini
"Kasmaranmu itu ah,..nggilani"
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Kasmaran"